Kalimashada.com

ACEH SINGKIL — Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) melalui Ketua Syahrul Manik mendesak Dinas PUPR Aceh Singkil bersama pihak rekanan segera menyediakan jalan alternatif bagi masyarakat Desa Suka Makmur yang terdampak pekerjaan pembangunan.

AMPAS menegaskan, pihaknya tidak pernah menghalangi pembangunan, tetapi jangan sampai pembangunan yang seharusnya memberikan manfaat justru membuat akses masyarakat lumpuh total dan aktivitas warga terganggu.

“Bangunlah jalan, tetapi jangan korbankan masyarakat. Pemerintah dan rekanan harus punya solusi sebelum akses warga ditutup atau terganggu. Jangan rakyat yang menanggung dampak dari proyek pemerintah.” tegas Ketua AMPAS Syahrul Manik.

Selain persoalan akses, Syahrul Manik juga mempertanyakan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Masyarakat berhak mengetahui proyek tersebut menggunakan anggaran berapa, sumber anggarannya dari mana, siapa perusahaan pelaksananya, serta kapan pekerjaan dimulai dan selesai.

“Kalau proyek menggunakan uang rakyat, mengapa informasi proyek justru tidak terlihat? Jangan sampai masyarakat hanya melihat alat berat bekerja, tetapi tidak tahu proyek apa, nilainya berapa, dan siapa yang mengerjakannya.”

Syahrul Manik meminta Dinas PUPR segera turun ke lapangan, membuka informasi proyek secara transparan, serta memastikan tersedia akses alternatif yang layak bagi masyarakat.

Pembangunan memang harus berjalan, tetapi jangan sampai kepentingan rakyat justru berhenti karena pembangunan itu sendiri.

(Rahman Pohan)

Kalimashada.com