Cirebon — Kalimashada.com
Catatan redaksi: Ini artikel contoh untuk latihan internal, bukan naskah publik.
Literasi digital sering diperlakukan seperti mata pelajaran tambahan. Padahal, masalah utamanya tidak berhenti di ruang kelas. Anak-anak belajar menggunakan gawai di rumah, meniru kebiasaan orang dewasa, dan membentuk refleks digital jauh sebelum mereka membaca modul sekolah.
Menurut saya, keluarga perlu menjadi ruang pertama pendidikan digital. Bukan berarti orang tua harus menjadi ahli teknologi, tetapi mereka perlu paham batas waktu layar, cara memeriksa sumber informasi, dan risiko membagikan data pribadi.
Opini harus jelas sebagai pandangan
Berbeda dari berita, opini boleh memuat sikap, penilaian, dan rekomendasi. Namun opini tetap harus jujur terhadap fakta dasar. Jika mengutip data atau peristiwa, sumbernya perlu jelas.
Di News Kalimashada.com, artikel opini sebaiknya diberi konteks bahwa tulisan merupakan pandangan penulis. Dengan begitu pembaca tidak mencampuradukkan opini dengan laporan peristiwa.
