Kalimashada.com

CIREBON – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Taekwondo Kota Cirebon.

Tiffanie Liana Putri, yang akrab disapa Alin, sukses meraih medali perak dalam ajang Pugnator Open International Grandslam Youth Championship Banten 2026 yang digelar pada 2–4 Oktober 2026.

Berdasarkan sertifikat penghargaan, Alin meraih medali perak pada nomor Poomsae Junior Female Individual, dengan kategori kelahiran 2009–2011, pada 3 Oktober 2026.

Turnamen internasional tersebut diikuti atlet dari 11 negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Nepal, Pakistan, Filipina, Singapura, Kamboja, Vietnam, India, dan Timor-Leste, serta negara peserta lainnya.
Persaingan yang ketat tidak menyurutkan semangat Alin untuk tampil maksimal dan membawa nama Kota Cirebon ke tingkat internasional.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan konsistensi dalam berlatih dapat mengantarkan atlet muda daerah bersaing di panggung yang lebih luas.
Berawal dari Keinginan Sendiri Sejak Kelas IV SD
Alin merupakan anak kedua dari pasangan Tohir Akmal dan Liliana Rahma Kasih. Lahir di Cirebon pada 23 Februari 2010, Alin memiliki latar belakang keluarga blasteran Cirebon dan Bangka Belitung.
Ketertarikannya terhadap cabang olahraga Taekwondo bukan semata-mata karena dorongan orang lain. Alin memilih olahraga bela diri tersebut atas keinginan dan kemauan hatinya sendiri sejak duduk di kelas IV sekolah dasar. Semangat itu terus terjaga hingga kini, ketika ia telah duduk di kelas XI.
Sebelum bergabung dengan klub Taekwondo Kota Cirebon (TKC), Alin terlebih dahulu mengikuti pembinaan Taekwondo di lingkungan sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler. Perjalanan panjang tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan, mental bertanding, dan kedisiplinannya sebagai atlet.
Kini, Alin dikenal sebagai atlet Taekwondo Kota Cirebon yang berfokus pada nomor Poomsae, yakni kategori yang menuntut ketepatan teknik, keseimbangan, kekuatan, konsentrasi, serta penguasaan rangkaian gerakan.
Delapan Kali Mengharumkan Nama Cirebon
Perjalanan Alin di dunia Taekwondo telah menghasilkan sejumlah prestasi di berbagai tingkatan kompetisi. Ia tercatat telah delapan kali mengharumkan nama Cirebon dan Jawa Barat melalui keikutsertaannya dalam berbagai perlombaan.
Pada tingkat provinsi, Alin telah mengikuti tiga kali kompetisi dengan capaian juara I, juara II, dan juara III.
Di tingkat nasional, ia juga mencatatkan prestasi dengan raihan juara II sebanyak dua kali dan juara I sebanyak dua kali.
Sementara itu, pada tingkat internasional, Alin telah meraih posisi juara II sebanyak tiga kali.
Capaian tersebut menunjukkan perkembangan kemampuan Alin dalam menghadapi persaingan yang semakin luas.
Keberhasilannya meraih medali perak di Banten pada Oktober 2026 kembali menambah catatan prestasi yang patut dibanggakan.
Medali Perak Bukan Akhir Perjuangan
Bagi Alin, keberhasilan meraih medali perak di ajang internasional bukanlah garis akhir perjalanan. Prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus memperbaiki teknik, meningkatkan kualitas latihan, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Perjalanan seorang atlet muda tentu tidak terlepas dari latihan yang berkelanjutan, pengorbanan waktu, dukungan keluarga, pembinaan pelatih, dan kesempatan untuk mengikuti pertandingan berkualitas.
Dukungan terhadap atlet daerah seperti Alin menjadi penting agar potensi generasi muda dapat berkembang secara maksimal. Prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga membawa nama klub dan Kota Cirebon ke hadapan peserta dari berbagai negara.
Ke depan, Alin diharapkan terus menjaga semangat, disiplin, dan sportivitas, sekaligus menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan prestasi.
Selamat atas raihan medali perak, Tiffanie Liana Putri (Alin). Terus berlatih, terus berprestasi, dan terus harumkan nama Kota Cirebon di tingkat nasional maupun internasional.
(Eka)



