Kalimashada.com
MANADO, 18 Oktober 2026 — Universitas Abulyatama (UNAYA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKes) UNAYA, berhasil meraih Peringkat I Regional I Wilayah Aceh dengan persentase kelulusan mencapai 85,11 persen pada Uji Kompetensi Ners Indonesia (UKNI) Periode I Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian Rapat Tahunan Anggota (RTA) ke-24 Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Manado, Sulawesi Utara.
Berdasarkan sertifikat penghargaan yang diterbitkan AIPNI, Universitas Abulyatama ditetapkan sebagai institusi dengan persentase kelulusan tertinggi pada Regional I Wilayah Aceh untuk kategori jumlah peserta 25–59 orang, sekaligus menempati peringkat pertama dengan capaian kelulusan 85,11 persen.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners UNAYA, Ns. Iskandar, S.Kep., M.Kep., yang hadir dalam kegiatan RTA AIPNI di Manado.
Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sivitas akademika Universitas Abulyatama sekaligus mencerminkan komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan profesi keperawatan yang berorientasi pada kompetensi dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.
Dekan FIKes: Prestasi Merupakan Hasil Kolaborasi dan Pembinaan Berkelanjutan
Dekan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Abulyatama, Dr. Lensoni, M.Kes., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan lulusan Profesi Ners dalam meraih capaian terbaik pada UKNI Periode I Tahun 2026.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses pendidikan yang terencana dan berkesinambungan, mulai dari penguatan pembelajaran akademik, praktik profesi di lahan klinik, pendampingan mahasiswa, hingga pembinaan intensif dalam menghadapi uji kompetensi nasional.
“Capaian kelulusan sebesar 85,11 persen ini merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan profesi Ners. Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen dosen, pembimbing klinik, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta dukungan mitra fasilitas pelayanan kesehatan dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan profesional,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa UKNI memiliki peran strategis sebagai salah satu instrumen untuk mengukur pencapaian kompetensi lulusan pendidikan profesi Ners sesuai dengan standar yang berlaku.
“Bagi kami, keberhasilan ini bukan semata-mata tentang tingginya persentase kelulusan ataupun penghargaan yang diterima. Lebih dari itu, capaian ini menjadi indikator penting dalam mengevaluasi efektivitas proses pendidikan sekaligus memastikan bahwa lulusan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional untuk memberikan pelayanan keperawatan yang aman dan berkualitas,” tambahnya.
Momentum Penguatan Mutu dan Daya Saing Lulusan
Keberhasilan meraih peringkat pertama Regional I Aceh menjadi momentum penting bagi Program Studi Pendidikan Profesi Ners UNAYA untuk terus memperkuat budaya mutu dan meningkatkan daya saing lulusan.
Prestasi tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi antara pengelola program studi, dosen, pembimbing akademik, pembimbing klinik, mahasiswa, dan seluruh mitra pendidikan dalam membangun sistem pembelajaran profesi yang efektif dan berorientasi pada pencapaian kompetensi.
Melalui evaluasi berkelanjutan, penguatan metode pembelajaran, peningkatan kualitas praktik klinik, serta optimalisasi program pembimbingan UKNI, Universitas Abulyatama berkomitmen untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian kelulusan pada periode berikutnya.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa dan lulusan Profesi Ners UNAYA untuk terus mengembangkan kompetensi, menjunjung tinggi etika profesi, serta berkontribusi dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Pengakuan Regional, Motivasi untuk Terus Berprestasi
Penghargaan yang diterima dalam forum nasional AIPNI di Manado semakin memperkuat eksistensi Universitas Abulyatama sebagai salah satu institusi pendidikan keperawatan di Aceh yang berkomitmen terhadap peningkatan mutu lulusan.
Prestasi ini sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh sivitas akademika FIKes UNAYA untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan, dan memperkuat kemitraan dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dengan semangat peningkatan mutu yang berkelanjutan, Program Studi Pendidikan Profesi Ners Universitas Abulyatama optimistis dapat terus melahirkan perawat profesional, kompeten, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan kesehatan di Aceh maupun Indonesia.
(Rahman Pohan)



