Kalimashada.com

72565

SIDOARJO — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SD Negeri Tambak Sumur, Jalan Zainal Abidin No. 66, Desa Tambak Sumur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berlangsung semarak dan penuh makna, Jumat (28/8/2026).

Digelar di Aula SDN Tambak Sumur, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni keagamaan. Pihak sekolah mengemas peringatan Maulid Nabi dengan memadukan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, pendidikan karakter, kreativitas anak, serta kepedulian sosial.

Ratusan peserta yang terdiri dari siswa, guru, karyawan, orang tua, dan warga sekolah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Beragam agenda disiapkan, mulai dari bazar sembako murah, lomba hafalan surat-surat Al-Qur’an, hingga penampilan pendongeng nasional Kak Harris atau Harris Rizki Akhiruddin.

Kehadiran Kak Harris menjadi salah satu magnet utama bagi para siswa. Dengan gaya mendongeng yang interaktif, komunikatif, dan menghibur, pesan-pesan keteladanan Nabi Muhammad SAW disampaikan melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak.

Nilai tentang kejujuran, kebaikan, keberanian, kasih sayang, dan kepedulian tidak disampaikan secara kaku. Semuanya dikemas melalui cerita, permainan, humor edukatif, serta interaksi langsung dengan para siswa.

Suasana aula semakin meriah ketika Boneka Ayis tampil bersama Kak Harris. Karakter tersebut sukses mengundang gelak tawa siswa sekaligus membuat mereka semakin aktif mengikuti jalannya pertunjukan.

Salah satu siswi, Citra Kirana Ayu Oktavia, tampak begitu menikmati pertunjukan. Ia bahkan tertawa lepas ketika menyaksikan tingkah lucu Boneka Ayis.

Bagi para siswa, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran nilai-nilai agama tidak selalu harus berlangsung dalam suasana formal. Dongeng, permainan, interaksi, dan humor yang edukatif justru dapat menjadi jembatan untuk menanamkan pesan moral dengan cara yang lebih mudah diterima anak.

Tidak berhenti pada kegiatan hiburan dan pendidikan, SDN Tambak Sumur juga menghadirkan bazar sembako murah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi.

Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada warga sekolah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kehadiran bazar sekaligus memperluas makna Maulid Nabi, bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW semestinya tidak hanya diwujudkan melalui peringatan, tetapi juga melalui kepedulian dan kebermanfaatan bagi sesama.

Sementara itu, lomba hafalan surat-surat Al-Qur’an menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus melatih keberanian tampil di hadapan orang lain.

Kegiatan tersebut tidak semata-mata mengejar kemenangan. Di balik perlombaan terdapat proses pendidikan berupa kedisiplinan, keberanian, rasa percaya diri, serta upaya menumbuhkan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an.

Kepala SDN Tambak Sumur, Anik Lutfiyah, S.Pd.SD., M.Pd., turut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan yang menggabungkan unsur keagamaan, pendidikan, hiburan, dan sosial tersebut.

Konsep peringatan Maulid Nabi tahun ini memperlihatkan bagaimana kegiatan keagamaan dapat dijadikan bagian dari proses pendidikan karakter. Keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga diterjemahkan dalam berbagai aktivitas yang dapat dialami dan dipahami langsung oleh peserta didik.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena pendidikan karakter tidak cukup hanya diberikan dalam bentuk teori. Anak membutuhkan pengalaman, contoh nyata, interaksi, serta ruang untuk mempraktikkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi di SDN Tambak Sumur akhirnya menjadi ruang bersama bagi sekolah, keluarga, dan siswa untuk memperkuat nilai tersebut.

Maulid Nabi bukan sekadar mengenang sejarah kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, Maulid menjadi momentum untuk menghidupkan kembali akhlak Rasulullah dalam kehidupan nyata.

Kejujuran, kasih sayang, kepedulian, keberanian, kedisiplinan, dan akhlak mulia harus terus ditanamkan agar tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, melainkan tumbuh menjadi kebiasaan dan karakter peserta didik.

Dengan memadukan kegiatan religius, perlombaan, dongeng edukatif, serta kepedulian sosial, SDN Tambak Sumur menunjukkan bahwa pendidikan agama dapat dikemas secara kreatif, menyenangkan, dan tetap memiliki substansi yang kuat.

Di tengah tantangan pendidikan karakter anak yang semakin kompleks, sekolah tidak cukup hanya menjadi tempat mengejar prestasi akademik.

Sekolah juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter, menanamkan nilai, dan menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi generasi masa depan.

Dari Aula SDN Tambak Sumur, pesan Maulid Nabi tahun ini terasa sederhana namun kuat:

Mengenal Rasulullah SAW bukan hanya dengan mengingat sejarah kehidupannya, tetapi dengan berusaha meneladani akhlaknya dan membuktikannya melalui perbuatan nyata.

(Dandi)

Kalimashada.com