Pada tahun 1962, dunia sains memasuki babak baru ketika 𝗝𝗮𝗺𝗲𝘀 𝗪𝗮𝘁𝘀𝗼𝗻, 𝗙𝗿𝗮𝗻𝗰𝗶𝘀 𝗖𝗿𝗶𝗰𝗸, 𝗱𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘂𝗿𝗶𝗰𝗲 𝗪𝗶𝗹𝗸𝗶𝗻𝘀 dianugerahi Nobel atas keberhasilan mereka mengungkap 𝘀𝘁𝗿𝘂𝗸𝘁𝘂𝗿 𝗵𝗲𝗹𝗶𝗸𝘀 𝗴𝗮𝗻𝗱𝗮 (𝗱𝗼𝘂𝗯𝗹𝗲 𝗵𝗲𝗹𝗶𝘅) 𝗗𝗡𝗔. Penemuan ini bukan sekadar menemukan bentuk sebuah molekul, melainkan berhasil memecahkan "kode bahasa kehidupan" yang menjadi dasar seluruh makhluk hidup di Bumi.