Kalimashada.com

CIREBON, (3/11/2026) – Proyek peningkatan Jalan Sidaresmi–Pabedilan yang berlokasi di Desa Babakan, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, menjadi sorotan. Pasalnya, pelaksanaan pekerjaan tersebut diduga belum memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan hingga seorang perempuan dilaporkan mengalami insiden saat melintas di lokasi proyek.

Peristiwa tersebut dialami seorang perempuan berinisial IA pada malam hari sekitar pukul 19.15 WIB, setelah dirinya pulang bekerja. Insiden itu memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana penerapan standar keselamatan dan pengamanan di sekitar area pekerjaan proyek.
Berdasarkan informasi papan kegiatan, proyek peningkatan Jalan Sidaresmi–Pabedilan tersebut memiliki volume pekerjaan dengan panjang 407 meter dan lebar 4,50 meter.
Adapun proyek tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Cirebon dengan nilai anggaran sebesar Rp1.465.350.000, masa pelaksanaan 90 hari kalender (HK), dan dikerjakan oleh CV Brahmastra Pratama.
Besarnya anggaran yang dialokasikan tentu harus diimbangi dengan kualitas pekerjaan serta penerapan standar keselamatan selama proses pembangunan berlangsung. Terlebih, jalan tersebut masih digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon, khususnya Bidang Bina Marga, diminta tidak hanya melakukan pengawasan terhadap progres fisik pekerjaan, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi proyek.
Pemasangan rambu peringatan, pembatas area pekerjaan, penerangan yang memadai, serta pengaturan arus lalu lintas merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan, khususnya ketika pekerjaan berlangsung pada malam hari.
Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi dan turun langsung ke lokasi untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun keselamatan pengguna jalan.
Hingga berita ini disusun, diperlukan klarifikasi dari pihak pelaksana CV Brahmastra Pratama maupun DPUTR Kabupaten Cirebon terkait penerapan standar keselamatan di lokasi pekerjaan serta insiden yang dialami IA.
Jangan sampai pembangunan infrastruktur yang menggunakan uang rakyat justru mengabaikan keselamatan masyarakat sebagai pengguna jalan.
(Eka)



